CD Skripsi
Efektivitas Konsentrasi Ekstrak Buah Mengkudu (Morinda Citrifolia L.) Terhadap Mortalitas Ulat Grayak Jagung (Spodoptera Frugiperda J.E. Smith) Di Laboratorium
Jagung (Zea mays L.) merupakan komoditi yang sangat populer, jagung menjadi makanan pokok ketiga setelah padi dan gandum di Indonesia. Selain itu, jagung juga dijadikan sebagai pakan hewan ternak dan bahan baku industri yang memiliki nilai ekonomis serta potensi yang besar untuk dikembangkan. Kendala yang dihadapi petani dalam budidaya jagung salah satunya adalah serangan ulat grayak jagung (Spodoptera frugiperda J.E.Smith). S. frugiperda merupakan hama yang dapat mengakibatkan gagalnya pembentukan daun muda pada tanaman jagung dikarenakan menyerang pada titik tumbuh tanaman dan mengakibatkan kehilangan hasil pada tanaman jagung hingga mencapai 5-20%. Pestisida Buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) dapat menjadi alternatif yang aman untuk pengendalian S. frugiperda. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi ekstrak buah mengkudu (Morinda citrifolia) yang efektif terhadap mortalitas hama Spodoptera frugiperda. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Hama Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Riau pada bulan Agustus sampai Oktober 2022, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan. Aplikasi perlakuan terdiri dari konsentrasi 0 g.l-1 air, 25 g.l-1 air, 50 g.l-1 air, 75 g.l-1 air, dan 100 g.l-1 air ekstrak buah mengkudu. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan konsentrasi berpengaruh nyata terhadap kematian S. frugiperda. Konsentrasi yang efektif untuk mematikan S. frugiperda adalah konsentrasi 100 g.l-1 air buah mengkudu dengan mortalitas total mencapai 82,50%, waktu awal kematian 10,25 jam dan lethal time 50 pada 62,75 jam setelah aplikasi
Kata kunci: Morinda citrifolia L., Spodoptera frugiperda J.E.Smith., pestisida nabati.
Tidak tersedia versi lain