CD Skripsi
pengaruh layanan konseling kelompok teknik reframing untuk mengurangi inferiority feeling siswa korban bullying
Inferiority feeling yang merupakan kondisi seseorang merasa bahwa dirinya tidak berharga, tidak mampu, dan rendah dibandingkan orang lain. Hal ini dapat muncul akibat pengalaman negatif yang dialaminya seperti tindakan bullying. Inferiority feeling yang dialami siswa korban bullying dapat berdampak buruk untuk perkembangan sosial, emosional, dan akademis. Untuk itu diperlukannya upaya membantu siswa dalam mengurangi inferiority feeling yang dialami.
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Layanan Konseling Kelompok Teknik Reframing Untuk Mengurangi Inferiority Feeling Siswa Korban Bullying”. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui kondisi Inferiority Feeling siswa sebelum dan sesudah pemberian layanan konseling kelompok teknik reframing, mengetahui perbedaan inferiority feeling siswa sebelum dan sesudah pemberian layanan konseling kelompok teknik reframing, dan pengaruh layanan konseling kelompok teknik reframing untuk mengurangi inferiority feeling siswa korban bullying. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen one group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 8 orang siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan instrument penelitian menggunakan skala inferiority feeling dan observasi. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu: 1) Kondisi Inferiority Feeling siswa korban bullying sebelum diberikan layanan konseling kelompok teknik reframing terdapat 3 orang siswa berada pada kategori tinggi dan 5 orang berada pada kategori sedang. Setelah diberikan layanan inferiority feeling siswa menurun , yaitu 2 orang siswa berada di kategori sedang dan 6 orang siswa berada dikategori rendah. 2) Terdapat penurunan inferiority Feeling siswa setelah diberikan layanan konseling kelompok teknik reframing, yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan Inferiority Feeling siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan. 3) Layanan konseling kelompok teknik reframing berpengaruh untuk mengurangi inferiority feeling siswa korban bullying. Kata kunci: Inferiority Feeling, Korban Bullying, Konseling Kelompok, Teknik Reframing
Tidak tersedia versi lain