CD Skripsi
kualitas water kefir nanas (ananas comosus) dengan penggunaan jenis gula berbeda sebagai rancangan lkpd inovasi bioteknologi kelas xii
Minuman probiotik adalah salah satu jenis pangan fungsional yang memiliki manfaat bagi kesehatan. Salah satu contoh minuman probiotik adalah water kefir. Water kefir memiliki keunggulan dalam kesehatan seperti menjaga kesehatan pencernaan, memperkuat sistem kekebalan tubuh, melancarkan peredaran darah, membantu mengatasi asma, dan menurunkan kolestrol jahat. Pembuatan water kefir ini memanfaatkan potensi lokal yaitu buah nanas yang mudah ditemukan di sekitar kota Pekanbaru.
Kesadaran masyarakat akan kesehatan sejalan dengan kekhawatiran masyarakat terhadap kalori dan bahaya diabetes dari makanan dan minuman manis. Penelitian mengenai water kefir menggunakan gula rendah kalori berupa gula jagung dan gula stevia belum pernah dilakukan. Sehingga peneliti merasa perlu melakukan penelitian water kefir buah nanas (Ananas comosus) yang sumber gulanya dari gula rendah kalori seperti gula jagung dan gula stevia. Hasil penelitian ini dapat diintegrasikan menjadi sumber belajar berupa LKPD pada materi aplikasi bioteknologi konvensional kelas XII semester 2.
Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pendidikan Biologi FKIP Universitas Riau untuk pembuatan water kefir nanas (Ananas comosus) dan uji organoleptik. Pengujian karakteristik yang meliputi kadar asam laktat dan pH dilakukan di Laboratorium Analisis dan Pengolahan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Riau pada bulan Februari 2025. Water kefir yang dihasilkan diuji organoleptik terhadap 25 panelis tidak terlatih untuk melihat tingkat kesukaan dan karakteristik water kefir nanas bagi masyarkat umum. LKPD dari hasil penelitian divalidasi oleh 2 validator untuk menguji kelayakan LKPD sebagai sumber belajar inovasi bioteknologi.
Hasil penelitian menujukkan kadar asam laktat dari ketiga perlakuan berkisar pada 0,99 % - 1,20%. Kadar asam laktat ini sudah sesuai dengan standar mutu kefir dari CODEX dan KEBS, namun hanya water kefir nanas dengan gula tebu sebesar 0,99 % yang memenuhi SNI 7552 : 2009. Nilai pH berada pada rentang
ii
3,45-3,58 yang secara umum telah memenuhi standar nilai pH produk minuman susu fermentasi dari Food Standards Australia New Zealand (FSANZ). Hasil uji analisis varian (ANOVA) menunjukkan perlakuan pemberian jenis gula yang berbeda (gula tebu, gula jagung, dan gula stevia) tidak memberikan pengaruh nyata terhadap kualitas water kefir nanas dilihat berdasarkan parameter kadar asam laktat dan derajat keasaman. Berdasarkan hasil uji organoleptik, jenis water kefir nanas yang paling disukai panelis adalah water kefir nanas dengan gula stevia. dengan rerata uji hedonik 3,05 (suka). Water kefir nanas dengan gula stevia memiliki karakteristik kadar asam laktat 1,20%, pH 3,48, warna kuning muda, bau tidak terlalu menyengat, rasa sangat asam dan tekstur agak cair. Sumber belajar yang disusun berdasarkan hasil penelitian berupa LKPD dengan judul Pembuatan Water Kefir Nanas (Ananas comosus) Menggunakan Gula Stevia. LKPD ini sudah divalidasi dan mendapatkan skor validasi rata-rata dari kedua validator sebesar 3,67.
Kesimpulan penelitian didapatkan kualitas water kefir nanas dengan jenis gula berbeda (gula tebu, gula jagung dan gula stevia) dilihat dari uji organoleptik deskriptif dan hedonik, kualitas water kefir nanas terbaik terdapat pada perlakuan G3 (gula stevia) dengan rerata uji hedonik 3,05 (suka) dengan karakteristik kadar asam laktat 1,20%, pH 3,48, warna kuning muda, bau tidak terlalu menyengat, rasa sangat asam, dan tekstur agak cair. Kualitas water kefir nanas ketiga jenis gula ini tidak berpengaruh nyata dan tingkat kesukaan panelis terhadap faktor organoleptik menunjukkan gula stevia yang lebih rendah kalori dapat dijadikan alternatif pengganti gula tebu dalam proses pembuatan minuman fermentasi water kefir nanas. LKPD yang dihasilkan berdasarkan hasil penelitian ini layak digunakan karena mendapat skor validasi 3,67 dengan kategori sangat valid.
Tidak tersedia versi lain