CD Skripsi
keanekaragaman serangga permukaan tanahpada perkebunan kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) di kecamatan kampar kiri tengah kabupaten kampar sebagai rancangan booklet sma kelas x pada materi keanekaragaman hayati
Serangga permukaan tanah merupakan bagian dari keanekaragaman
hayati yang jumlahnya sangat banyak. Secara ekologi serangga berperan sebagai
dekomposer atau perombak bahan organik pada tanah. Kehidupan serangga
dipengaruhi oleh fisik-kimia di habitat hidupnya. Perkebunan kelapa sawit yang
terdapat di Kecamatan Kampar Kiri Tengah tidak lepas dari keberadaan
serangga. Jenis-jenis serangga permukaan tanah dapat dimanfaatkan oleh peserta
didik di SMA sebagai sekolah alam untuk menunjang pembelajaran dan bagi
mahasiswa untuk melakukan penelitian tugas akhir.
Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari sampai Mei 2025 di
Kecamatan Kampar Kiri Tengah Kabupaten Kampar yang bertujuan untuk
menganalisis keanekaragaman serangga permukaan tanah pada perkebunan
kelapa sawit dan menghasilkan rancangan booklet materi keanekaragaman
hayati SMA Kelas X. Alat dan bahan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu
cup lastik, kaca, lidi, tali rafia, gunting, botol sampel, kertas label, meteran,
parang, soil tester, pinset, sarung tangan, kuas, tisu, mikroskop stereo, kamera,
alat tulis, dan kunci determinasi, alkohol 70%. Penelitian ini dilakukan dengan
teknik purposive sampling dimana pengambilan sampel dilakukan dengan
metode pitfall trap (perangkap jebak). Kawasan penelitian dibagi menjadi 3
stasiun dengan areal perkebunan kelapa sawit yang menghasilkan berdasarkan
variasi umur yaitu 5 tahun (pre produktif), 10 tahun (produktif) dan 20 tahun
(post produktif). Kemudian di setiap stasiun dibuat plot persegi dengan ukuran
masing-masing 5m x 5m dengan 4 perangkap jebakan di setiap sudut. Kemudian
perangkap diisi dengan alkohol 100 ml dicampur dengan detergen 10 gr dan
setelah 1x24 jam dilakukan pengamatan serangga yang terperangkap pada pitfall
trap, selain pengambilan sampel juga dilakukan pengukuran Fisik-Kimia di
kawasan perkebunan kelapa sawit seperti pH tanah, suhu, kelembaban udara,
dan intensitas cahaya. Setelah melakukan pengamatan serangga permukaan
ii
tanah dan faktor fisik-kimia dilanjutkan dengan merancang booklet dari data
hasil penelitian dengan melakukan analisis kurikulum dan desain.
Hasil penelitian yang dilakukan pada perkebunan kelapa sawit diperoleh
sebanyak 487 individu yang tergolong 12 spesies dan 4 ordo yang terdiri dari
Harpalus rufipes, Staphylinus caesareus, Entomobrya unostrigata, Isotomurus
palustris, Anoplolepis gracilipes, Dolichoderus thoracicus, Formica rufa,
Labidus raedator, Lasius niger, Monomorium minimum, Solenopsis fugax,
Gryllus bimaculatus. Validitas booklet keanekaragaman serangga permukaan
tanah sangat valid.
Rekomendasi yang diberikan dari hasil penelitian ini dapat digunakan
sebagai referensi tambahan baik dalam proses belajar maupun penelitian lainnya
yang berhubungan dengan keanekaragaman serangga permukaan tanah dan
rancangan booklet yang dihasilkan dari penelitian ini selanjutkan dilakukan
penelitian lebih lanjut yaitu implementasi booklet materi keanekaragaman hayati
dalam proses pembelajaran. Kemudian dapat dievaluasi penerapannya saat
proses pembelajaran berlangsung.
Tidak tersedia versi lain