CD Skripsi
penerapan pendekatan understanding by design untuk meningkatkan minat belajar siswa pada materi bumi dan tata surya di smpn 1 rengat
Pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), minat belajar siswa menjadi faktor penting yang memengaruhi keberhasilan akademik. Namun, di beberapa sekolah minat belajar siswa terhadap IPA masih rendah, terutama pada materi Bumi dan Tata Surya. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti pembelajaran yang kurang melibatkan siswa aktif, metode pembelajaran yang konvensional, seperti ceramah dan penugasan satu arah, sehingga membuat siswa cenderung pasif dan kurang tertarik. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini menerapkan pendekatan Understanding by Design (UbD) sebagai solusi alternatif. Pendekatan UbD dirancang dengan prinsip backward design, di mana pembelajaran dimulai dari penetapan tujuan, pengembangan asesmen, hingga perancangan kegiatan yang mendukung pencapaian pemahaman siswa. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan minat belajar siswa melalui pembelajaran yang lebih interaktif, eksploratif, dan berpusat pada kebutuhan siswa.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan minat belajar siswa setelah penerapan pendekatan UbD pada materi Bumi dan Tata Surya serta mengetahui perbedaan tingkat minat belajar siswa antara kelas yang menggunakan pendekatan UbD dengan kelas yang menggunakan pembelajaran konvensional. Manfaat dari pendekatan Understanding by Design meningkatkan partisipasi siswa, kerja sama, dan tanggung jawab siswa. Siswa menjadi lebih fokus, disiplin, dan mandiri dalam belajar, baik saat berdiskusi, menjawab pertanyaan, maupun menyimpulkan materi.
Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 1 Rengat pada semester genap tahun ajaran 2024/2025 pada materi Bumi dan Tata Surya. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain Nonequivalent Post-test Only Control Group Design. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas VII SMP N 1 Rengat tahun ajaran 2024/2025, dengan sampel sebanyak 61 siswa yang terbagi menjadi kelas eksperimen (VII D) dan kelas kontrol (VII F) yang dipilih secara random. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa skor angket minat belajar siswa yang terdiri dari 25 butir pernyataan yang mengacu pada empat indikator yakni perasaan senang, ketertarikan, perhatian, dan partisipasi pada materi bumi dan tata surya. Teknik pengumpulan data menggunakan non tes berupa
ii
pengisian angket. Teknik analisis data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan SPSS versi 30.
Hasil analisis deskriptif penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen (yang diberi perlakuan) dengan menerapkan pendekatan UbD memiliki rata-rata skor minat belajar sebesar 88,30 dengan kategori sangat tinggi, sementara kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional memperoleh rata-rata skor 74,97 dengan kategori tinggi. Analisis lebih lanjut melalui uji normalitas dan homogenitas membuktikan bahwa data terdistribusi normal dan homogen. Uji hipotesis dengan independent sample t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (0,000 < 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan antara minat belajar siswa di kelas eksperimen yang menerapkan pendekatan Understanding by Design (UbD) terhadap kelas kontrol yang menerapkan pembelajaran konvensional.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa minat belajar siswa dengan penerapan pendekatan Understanding by Design (UbD) pada materi bumi dan tata surya kelas VII SMPN 1 Rengat berada pada kategori sangat tinggi. Selain itu, data hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan minat belajar tinggi cenderung memperoleh hasil belajar yang lebih baik dibandingkan siswa dengan minat belajar rendah. Pembelajaran berbasis UbD terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, dan mendorong partisipasi aktif siswa. Oleh karena itu, pendekatan ini layak diimplementasikan dalam proses pembelajaran IPA kelas VII untuk meningkatkan minat belajar siswa di tingkat SMP
Tidak tersedia versi lain