CD Skripsi
penerapan media pembelajaran virtual lab menggunakan vascak melalui pendekatan saintifik dalam materi suhu dan kalor guna meningkatkan minat belajar peserta didik kelas xi sma
Di era globalisasi dan kemajuan teknologi yang pesat, dunia pendidikan terus mengalami perubahan. Salah satu tantangan saat ini adalah bagaimana menciptakan pembelajaran yang menarik dan mampu meningkatkan minat belajar siswa. Mata pelajaran fisika, sering dianggap sulit dan membosankan oleh siswa. Untuk itu, dibutuhkan metode pembelajaran yang inovatif agar siswa lebih tertarik dan mudah memahami materi. Salah satu solusi yang dapat digunakan adalah media pembelajaran digital seperti Virtual Lab. Virtual Lab memungkinkan siswa melakukan eksperimen secara virtual, yang sangat bermanfaat mengingat banyak sekolah, termasuk SMA Negeri 4 Mandau, masih memiliki keterbatasan fasilitas laboratorium. Selain itu, di sekolah tersebut, pembelajaran fisika masih didominasi oleh teori dan minim praktik, sehingga siswa kurang aktif dan cenderung hanya menghafal tanpa memahami konsep. Vascak, sebagai salah satu platform Virtual Lab, menyediakan simulasi fisika yang menarik, termasuk pada materi suhu dan kalor. Penggunaan Vascak yang dikombinasikan dengan pendekatan saintifik diharapkan dapat membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan meningkatkan minat belajar siswa. Meskipun demikian, penerapan teknologi ini memerlukan kesiapan guru dan akses teknologi yang memadai. Oleh karena itu dengan menerapkan pembelajaran menggunakan Vascak melalui pendekatan saintifik diharapkan dapat meningkatkan minat belajar peserta didik.
Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui minat belajar peserta didik setelah menerapkan pembelajaran menggunakan Vascak melalui pendekatan saintifik pada materi suhu dan kalor di kelas XI SMA. Adapun manfaat dari penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan masukan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran fisika serta meningkatkan minat belajar peserta didik.
Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 4 Mandau dimulai pada bulan Mei genap tahun ajaran 2024/2025. Sampel pada penelitian ini ialah peserta didik kelas XI.1 yang berjumlah 36 orang, dan kelas XI.4 yang berjumlah 36 orang, jadi seluruh
ii
sampel berjumlah 72 orang. Penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimen dengan desain Posttest only, Non-Equivalent Control Group Design. Kelas eksperimen ialah kelas yang mendapat perlakuan yaitu berupa penerapan media pembelajaran Virtual Lab menggunakan Vascak melalui pendekatan saintifik pada materi suhu dan kalor. Sementra kelas kontrol adalah kelas yang hanya menerapkan pembelajaran secara konvensional. Instrument pada penelitian ini yaitu berupa angket yang terdiri dari 34 pernyataan yang disusun berdasarkan empat indikator utama yaitu: Perasaan senang terhadap pembelajaran, Ketertarikan untuk belajar, Perhatian saat belajar, dan Keterlibatan dalam pembelajaran. Data dianalisis dengan Teknik analisis deskriptif dan analisis inferensial.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan minat belajar peserta didik yang pembelajarannya menggunakan Vascak dengan pembelajaran konvensional. Berdasarkan indikator minat belajar peserta didik kelas eksperimen dan kelas kontrol berada pada kategori yang berbeda. Untuk kelas eksperimen yang memiliki skor rata-rata sebesar 79,11% berada pada kategori sangat baik, sedangkan kelas kontrol yang memiliki skor rata-rata 69,56% berada pada kategori baik sehingga dapat dinyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol.
Berdasarkan hasil yang didapatkan dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan media pembelajaran Virtual Lab menggunakan Vascak melalui pendekatan saintifik dalam materi suhu dan kalor dapat meningkatkan minat belajar peserta didik di kelas XI SMA Negeri 4 Mandau.
Tidak tersedia versi lain