CD Skripsi
penerapan model pembelajaran read answer discuss explain createuntuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa kelas viii pada materi cahaya dan alat optik
Di abad ke-21 yang penuh tantangan, pendidikan berfungsi sebagai proses penting yang membekali setiap individu untuk mencapai kemandirian dan kematangan mental. Keterampilan abad ke -21 mengharuskan siswa untuk memiliki kemampuan 4C, yaitu pemikiran kritis, kolaborasi, komunikasi, dan kreativitas. Namun sistem pendidikan nasional menghadapi tantangan yang sulit untuk mencapai kompetensi abad ke-21.
Tantangan untuk mencapai kompetensi abad ke-21 dibuktikan melalui evaluasi yang dilakukan oleh Organization for Economic Cooperation and Development (OECD). Penilaian PISA yang dilakukan oleh OECD mencakup tiga bidang utama: literasi, matematika, dan sains. Dalam kategori sains, Indonesia menduduki peringkat ke-68, dari 81 negara partisipan, dengan skor rata-rata 383. Sehingga diperlukannya penerapan model pembelajaran yang berpusat pada siswa. Salah satu contoh model pembelajaran yang dapat digunakan yaitu model RADEC. Dengan penerapan model pembelajaran ini siswa dapat berfikir secara kritis dan mampu meningkatkan hasil belajar kognitif siswa.
Tujuan penelitian ini adalah untuk Mendeskripsikan hasil belajar kognitif siswa dengan menerapkan model pembelajaran RADEC pada materi cahaya dan alat optik dikelas VIII SMPN 5 Pekanbaru serta untuk Mengetahui peningkatan hasil belajar kognitif siswa kelas VIII SMPN 5 Pekanbaru pada materi cahaya dan alat optik antara kelas yang diterapkan model pembelajaran RADEC dengan kelas yang menerapkan pembelajaran konvensional.
Penelitian ini dilakukan di kelas VIII SMPN 5 Pekanbaru pada semester genap tahun ajaran 2024/2025 dengan jumlah sampel yaitu 67 siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment dengan desain posttest control grup. Pengumpulan data diperoleh dari hasil Posttest berupa tes kemampuan kognitif pada akhir pembelajaran materi cahaya dan alat optik. Tes ini berisikan 20 soal pilihan ganda. Data hasil penelitian diolah secara kuantitafif berdasarkan hasil posttest setelah proses pembelajaran berlangsung.
ii
Analisis data yang digunakan terdiri atas analisis deskriptif dan analisis inferensial. Analisis deskriptif pada penelitian ini digunakan untuk melihat gambaran kemampuan kognitif siswa SMPN 5 Pekanbaru. Analisis inferensial pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar kognitif kelas yang menerapkan model pembelajaran RADEC dengan kelas yang menerapkan model pembelajaran konvensional. Hasil analisis deskriptif pada nilai Posttest menunjukkan skor rata-rata kemampuan kognitif kelas eksperimen adalah 78% yang berada pada kategori tinggi dan skor rata-rata pada kelas kontrol adalah 65,31% yang berada pada kategori sedang. Berdasarkan hasil analisis inferensial menggunakan uji-t (Independent sampel T-Tes) yaitu diperoleh signifikansi 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar kognitif siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.
Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar kognitif siswa pada kelas yang menerapan model pembelajaran RADEC lebih baik daripada kelas yang menerapkan model pembelajaran konvensional. Pembelajaran dengan model RADEC dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa kelas VIII SMPN 5 Pekanbaru pada materi cahaya dan alat optik.
Tidak tersedia versi lain