CD Tesis
penerapan model problem based learning (pbl) untuk meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa kelas x.7 sman 7 pekanbaru
Kemampuan Representasi Matematis (KRM) adalah kemampuan dalam menyajikan kembali notasi, simbol, tabel, gambar, grafik, diagram, persamaan atau ekspresi matematis lainnya kedalam bentuk lain untuk menyelesaikan masalah. KRM memiliki tiga aspek yaitu representasi visual, simbolik, dan verbal. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh KRM peserta didik kelas X.7 SMAN 7 Pekanbaru yang belum memenuhi standar kualifikasi representasi matematis. Berdasarkan hasil wawancara, tes awal KRM dan observasi diperoleh informasi diantaranya adalah: (1) pemberian soal berbasis masalah yang berkaitan dengan KRM masih kurang; (2) peserta didik belum terbiasa dengan soal-soal yang kontekstual; (3) peserta didik cenderung bergantung pada contoh soal yang diberikan guru; (4) peserta didik kesulitan dalam menyaring informasi penting dan kemudian memodelkannya dalam bentuk matematis; (5) proses pembelajaran yang lebih terpusat pada guru, sehingga belum memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menggunakan seluruh idenya dalam merepresentasikan suatu masalah dan menyebabkan kurangnya partisipasi aktif peserta didik. Berdasarkan informasi yang telah diuraikan, perlu dilakukan perbaikan dalam proses pembelajaran guna meningkatkan mutu pembelajaran dan KRM peserta didik. Upaya yang dapat dilakukan oleh guru adalah penggunaan model pembelajaran yang tepat seperti Problem Based Learning (PBL). Melalui penerapan model ini peserta didik dilatih menjadi lebih aktif dalam memecahkan masalah, mencari informasi, dan mengemukakan ide sehingga kemampuan representasi matematis mereka dapat berkembang.
Tujuan penelitian ini untuk memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan KRM peserta didik kelas X.7 SMAN 7 Pekanbaru semester genap tahun pelajaran 2024/2025 pada topik persamaan dan pertidaksamaan matematika melalui penerapan model PBL. Manfaat yang diperoleh yaitu dapat membuat peserta didik menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran dan meningkatkan KRM peserta didik kelas X.7 SMAN 7 Pekanbaru. Penelitian ini juga dapat menjadi masukan dan referensi dalam proses pembelajaran dengan menerapkan
ii
model pembelajaran untuk meningkatkan mutu proses pembelajaran di SMAN 7 Pekanbaru, serta sebagai inovasi dan kreativitas dalam pelaksanaan pembelajaran.
Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif yang dilakukan dalam dua siklus dengan subjek penelitian adalah 38 peserta didik kelas X.7 SMAN 7 Pekanbaru. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari perangkat pembelajaran yaitu Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan modul ajar beserta lampirannya dan Instrumen pengumpul data yaitu lembar pengamatan aktivitas guru dan peserta didik dan tes KRM. Data kualitatif berupa hasil pengamatan dianalisis secara deskriptif naratif untuk melihat perbaikan proses pembelajaran dan data kuantitatif hasil tes KRM dianalisis dengan menganalisis ketercapaian indikator KRM dan hasil sebelum dan sesudah tindakan.
Berdasarkan hasil analisis aktivitas guru dan peserta didik selama penelitian, secara keseluruhan dapat dikatakan bahwa pelaksanaan proses pembelajaran telah membaik untuk setiap pertemuan. Kekuatan aktivitas guru dan peserta didik pada siklus I berhasil dipertahankan di siklus II, serta kelemahan pada proses pembelajaran semakin sedikit seiring pelaksanaan tindakan. Peserta didik juga semakin aktif dalam baik dalam menjawab ataupun bertanya dalam proses pembelajaran dikelas. Berdasarkan analisis hasil tes KRM peserta didik, terjadi peningkatan KRM. Hal ini ditunjukkan oleh jumlah peserta didik pada setiap kualifikasi KRM sebelum dan sesudah tindakan. Jumlah peserta didik yang berada pada kategori sangat rendah berkurang dari 29 menjadi 3 orang. jumlah peserta didik yang berada pada kategori tinggi dan sangat tinggi meningkat dari 2 menjadi 12 orang untuk kategori tinggi dan 0 menjadi 11 orang untuk kategori sangat tinggi. Berdasarkan analisis hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) dapat memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan kemampuan representasi matematis peserta didik kelas X.7 SMAN 7 Pekanbaru semester genap tahun ajaran 2024/2025 pada konten persamaan dan pertidaksamaan.
Tidak tersedia versi lain