CD Skripsi
penerapan model pembeajaran predict, discuss, explain, observe, discuss, and explain (pdeode) untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pokok bahasan laju reaksi kelas xi sman 5 pekanbaru
Pendidikan Indonesia saat ini memasuki era pembelajaran abad ke-21 dan telah mengimplementasikan kurikulum merdeka. Dari perspektif pembelajaran, kurikulum adalah kumpulan rencana yang mencakup tujuan, materi, bahan ajar, tujuan pembelajaran, dan metode yang digunakan sebagai acuan untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan tujuan untuk mencapai hasil pembelajaran tertentu. Penentuan kualitas pendidikan mencakup seluruh unsur pendidikan yang penting bagi pembelajaran seperti guru, peserta didik, kurikulum, bahan ajar, interaksi dan hasil belajar, yang merupakan unsur-unsur utama yang tergabung dalam pembelajaran. Tanpa salah satu dari unsur tersebut maka kegiatan pembelajaran tidak akan berjalan dengan lancar. Setiap unsur saling mendukung dengan berinteraksi bersama-sama untuk membangun bentuk nyata melalui proses pembelajaran dalam sistem pendidikan.
Hasil wawancara yang telah dilakukan dengan guru kimia kelas XI MIPA SMAN 5 Pekanbaru didapatkan informasi bahwa hasil belajar peserta didik pada materi laju reaksi tergolong rendah belum mencapai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (KKTP) yang telah ditetapkan, yaitu 75. Peserta didik kelas XI yang tidak tuntas pada materi laju reaksi adalah 53,5% . Diperkirakan rendahnya hasil belajar peserta didik dikarenakan model pembelajaran yang digunakan selalu sama dalam setiap proses pembelajaran yaitu model discovery learning, sehingga menyebabkan peserta didik mengalami kejenuhan untuk memahami konsep pembelajaran kimia terutama pada materi laju reaksi.
Dalam penelitian ini, diterapkan model pembelajaran PDEODE pada materi laju reaksi pada SMAN 5 Pekanbaru. Desain penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Desain Randomized Control Group Pretest-Posttest. Teknik analisis data yang dilakukan adalah uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 4 kelas, terdapat 3 kelas Engineering dan 1 kelas General. Sampel terdiri dari dua kelas yaitu kelas eksperimen (General 1) dan kelas kontrol (Engineering 2). Sampel dipilih secara acak setelah dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas. Kelas ekperimen
ii
merupakan kelas yang diberikan perlakuan dengan menerapkan model pembelajaran Predict, Discuss, Explain, Observe, Discuss, and Explain (PDEODE).
Hasil penelitian menunjukkan pengujian hipotesis diperoleh nilai = 3,72 dan =1,662. Menunjukkan bahwa maka membuktikan bahwa hipotesis penelitian diterima yaitu penerapan model pembelajaran Predict, Discuss, Explain, Observe, Discuss, and Explain (PDEODE) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi laju reaksi kelas XI SMAN 5 Pekanbaru.
Tidak tersedia versi lain