CD Skripsi
implementasi model problem based learning untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas viii smp negeri 2 kampar kiri hilir
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis (KPMM) adalah kemampuan
yang dimiliki oleh siswa dalam menyelesaikan persoalan pemecahan masalah
matematis dengan memperhatikan langkah-langkah dan indikator yang berlaku
untuk menemukan jawaban. Indikator KPMM yaitu 1) Memahami masalah; 2)
Merencanakan pemecahan masalah; 3) Melaksanakan rencana pemecahan masalah;
dan 4) Menafsirkan hasil yang diperoleh. Penelitian ini dilatar belakangi oleh
pentingnya Kemampuan Pemecahan Masalah matematis (KPMM) siswa namun
kenyataannya KPMM siswa masih tergolong rendah. Ini terlihat dari hasil
wawancara, tes awal, dan observasi siswa kelas VIII.B di SMPN 2 Kampar Kiri
Hilir didapat hasilnya yaitu: siswa kesulitan dalam menyelesaikan soal masalah
matematis, pemberian soal berbasis masalah yang berhubungan dengan KPMM
masih kurang, siswa masih bergantung pada contoh penyelesaian yang diberikan
guru, dan siswa belum terlibat aktif dalam proses pembelajaran karena proses
pembelajaran yang berlangsung satu arah.
Model pembelajaran sangat diperlukan sebagai pengarah siswa untuk
memecahkan permasalahan di dalam kehidupan sehari-hari dengan bekerja sama di
dalam kelompok untuk menciptakan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan
sehingga proses pembelajaran berpusat kepada siswa sehingga dapat meningkatkan
KPMM siswa. Model pembelajaran yang dapat diimplementasikan dalam proses
pembelajaran tersebut adalah Problem Based Learning (PBL). Sesuai dengan fase
model PBL dengan indikator KPMM, membuat siswa lebih terampil dalam proses
memahami masalah, merencanakan pemecahan masalah, melaksanakan rencana
pemecahan masalah, dan menafsirkan hasil yang diperoleh untuk mendapatkan
jawaban yang sebenarnya. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki proses
pembelajaran dengan mengimplementasikan PBL untuk meningkatkan
kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di kelas VIII.B SMPN 2 Kampar
Kiri Hilir. Manfaat yang diperoleh dari penelitian ini adalah dapat membuat siswa
lebih aktif di dalam proses pembelajaran dan meningkatkan KPMM siswa kelas
VIII.B SMPN 2 Kampar Kiri Hilir. Penelitian ini juga dapat menjadi masukan dan
ii
referensi dalam proses pembelajaran dengan mengimplementasikan model
pembelajaran untuk memperbaiki proses pembelajaran di SMPN 2 Kampar Kiri
Hilir.
Bentuk penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang
dilaksanakan sebanyak dua siklus. Subjek di dalam penelitian ini adalah siswa kelas
kelas VIII.B SMPN 2 Kampar Kiri Hilir yang terdiri dari 28 siswa. Instrumen
penelitian yang digunakan di dalam penelitian diantaranya perangkat pembelajaran
dan instrumen pengumpul data. Perangkat pembelajaran terdiri dari Alur Tujuan
Pembelajaran (ATP), modul ajar, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), bahan ajar,
dan media pembelajaran. Instrumen pengumpul data terdiri dari lembar pengataman
aktivitas guru, lembar pengamatan aktivitas siswa, dan tes kemampuan pemecahan
masalah matematis siswa.
Berdasarkan hasil analisis aktivitas guru dan siswa selama proses penelitian
diperoleh informasi bahwa pelaksanaan proses pembelajaran telah berjalan dengan
baik di setiap pertemuannya. Berdasarkan hasil analisis tes KPMM diperoleh
informasi bahwa terjadinya peningkatan KPMM siswa. Hal ini ditunjukkan dengan
adanya peningkatan persentase jumlah siswa yang memperoleh skor maksimal pada
setiap indikator KPMM siswa. Pada indikator memahami masalah di tes awal yaitu
17,85%, siklus I yaitu 25%, dan siklus II yaitu 46,42%. Indikator merencanakan
pemecahan masalah di tes awal yaitu 3,57%, siklus I yaitu 14,28%, dan siklus II
yaitu 35,71%. Indikator melaksanakan rencana pemecahan masalah di tes awal
yaitu 3,57%, siklus I yaitu 21,42%, dan siklus II yaitu 42,85%. Indikator
menafsirkan hasil yang diperoleh di tes awal yaitu 0%, siklus I yaitu 21,42%, dan
siklus II yaitu 32,14%. Hal ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan persentase
jumlah siswa yang memperoleh skor maksimal pada setiap indikator KPMM siswa
dari tes awal ke tes siklus pertama dan dari tes siklus pertama meningkat lagi di tes
siklus kedua. Berdasarkan analisis hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa
implementasi PBL dapat memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan
KPMM siswa di kelas VIII.B SMPN 2 Kampar Kiri Hilir semester genap tahun
pelajaran 2024/2025.
Tidak tersedia versi lain