CD Skripsi
Pengaruh Konsentrasi Kolkisin Terhadap Karakteristik Morfologi Daun Kangkung Sebagai Rancangan E-Booklet Pada Materi Pertumbuhan Dan Perkembangan Kelas Xii Sma
RINGKASAN
Pembelajaran materi Pertumbuhan dan Perkembangan di SMA memerlukan sumber belajar yang kontekstual untuk membantu murid memahami pengaruh faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan tanaman. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman adalah perubahan jumlah kromosom melalui induksi poliploidi menggunakan kolkisin. Kolkisin bekerja dengan menghambat pembentukan benang spindel pada saat pembelahan sel sehingga menyebabkan penggandaan kromosom yang dapat memengaruhi karakter fenotip tanaman, termasuk karakteristik morfologi daun. Kangkung (Ipomoea reptans P.) dipilih sebagai objek penelitian karena merupakan tanaman sayuran daun yang banyak dibudidayakan dan karakteristik morfologi daunnya dapat digunakan sebagai indikator respons terhadap perlakuan kolkisin. Hasil penelitian ini selanjutnya dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan e-booklet pada materi Pertumbuhan dan Perkembangan kelas XII SMA.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi kolkisin terhadap karakteristik morfologi daun kangkung (Ipomoea reptans P.) serta mengembangkan e-booklet berbasis hasil penelitian sebagai media pembelajaran Biologi SMA. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas empat perlakuan, yaitu Q0 (kontrol), Q1 (200 ppm), Q2 (400 ppm), dan Q3 (600 ppm), masing-masing diulang sebanyak tiga kali. Parameter yang diamati meliputi panjang stomata, lebar stomata, panjang daun, dan lebar daun. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut DMRT. Hasil penelitian kemudian dimanfaatkan untuk mengembangkan e-booklet yang divalidasi oleh ahli materi, ahli media, dan praktisi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kolkisin berpengaruh nyata terhadap karakteristik morfologi daun kangkung. Peningkatan konsentrasi kolkisin cenderung meningkatkan panjang daun, lebar daun, panjang stomata, dan lebar daun. Perlakuan terbaik diperoleh pada konsentrasi kolkisin 600 ppm (Q3) yang menghasilkan nilai tertinggi pada seluruh parameter pengamatan. Peningkatan ukuran stomata dan daun terjadi akibat induksi poliploidi yang menyebabkan
ii
pembesaran ukuran sel tanaman. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dikembangkan e-booklet berbasis hasil penelitian yang memuat materi pengaruh kolkisin terhadap karakteristik morfologi daun kangkung dan keterkaitannya dengan materi Pertumbuhan dan Perkembangan Kelas XII SMA. Hasil validasi menunjukkan bahwa e-booklet yang dikembangkan memperoleh skor validitas sebesar 86,73% dengan kategori sangat valid.
Berdasarkan hasil penelitian, pemberian kolkisin berpengaruh terhadap karakteristik morfologi daun kangkung, dengan perlakuan terbaik pada konsentrasi 600 ppm. Hasil penelitian tersebut berhasil diimplementasikan dalam pengembangan e-booklet yang dinyatakan sangat valid dan layak digunakan sebagai media pembelajaran Biologi SMA.
Tidak tersedia versi lain