CD Skripsi
Aktivitas Antioksidan dan Antibakteri Ekstrak Buah Takokak (Solanum torvum Sw.)
Buah takokak (Solanum torvum Sw.) digunakan untuk mengobati alergi,
radang gusi, mata kering, dan rabun senja. Hal ini menunjukkan bahwa buah
takokak mengandung senyawa bioaktif seperti polifenol dan flavonoid yang
mempunyai aktivitas antioksidan dan antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk
menentukan kandungan total fenol, flavonoid, dan aktivitas antioksidan (DPPH
dan FRAP) terhadap sampel segar dan sampel kering buah takokak. Uji
antibakteri hanya dilakukan pada sampel yang dikeringkan.
Kandungan total fenolik buah takokak segar dan kering tidak berbeda
nyata (tt0,05) dengan kandungan
flavonoid masing-masing adalah sebesar 0,02927±0,00058 mgCAE/gram dan
0,05030±0,00058 mgCAE/gram. Buah takokak kering seharusnya mengandung
0,17562 mgCAE/gram yang berarti sampel kering mengalami penurunan
kandungan flavonoid sebesar 71,13%. Uji aktivitas antioksidan DPPH dan FRAP
menunjukkan hasil yang berbeda nyata (t>t0,05). Persentase hambatan antioksidan
DPPH pada sampel segar 48% dan sampel kering 56,67%. Aktivitas antioksidan
FRAP pada sampel segar sebesar 0,0194±0,0002 mmol Fe2+ekivalen/gram dan
sampel kering adalah sebesar 0,0967±0,0012 mmol Fe2+ekivalen/gram. Sampel
kering seharusnya mengandung 0,1164 mmol Fe2+ekivalen/gram yang
menunjukan adanya penurunan aktivitas antioksidan FRAP sebesar 16,92%.
Hasil pengujian aktivitas antibakteri buah takokak kering menunjukkan
buah takokak tidak mampu menghambat pertumbuhan bakteri Pseudomonas
aeruginosa. Uji antibakteri terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus
pada konsentrasi sampel 10% menunjukkan adanya aktivitas antibakteri yang
sangat kecil. Diameter zona bening terhadap E. coli sebesar 7,117±0,509 mm
yang berbeda nyata (P
Tidak tersedia versi lain