CD Skripsi
Pemberian Berbagai Konsentrasi Ekstrak Daun Sirsak Terhadap Hama Myzuz Pesicae Sulz (Homoptera; Aphididae) Pada Tanaman Kedelai (Glycine Max (L) Merril)
Kedelai (Glycine max (L) Merill) adalah salah satu jenis tanaman
hortikultura yang banyak dibudidayakan di daerah tropis. Jenis ini memiliki
prospek yang sangat cerah karena banyak diminati oleh masyarakat dari berbagai
kalangan. Kebutuhan akan kedelai yang terus meningkat merangsang petani untuk
membudidayakan kedelai, baik dalam skala kecil maupun dalam skala luas.
Namun dalam budidaya kedelai, petani banyak menemui hambatan, salah satu nya
adalah serangan hama penyakit yang berdampak terhadap produksi tanaman
kedelai.
Kutu daun (Myzus persicae Sulzer) dapat menjadi hama yang serius pada
tanaman yang dibudiyakan, karena hama ini dapat menyebabkan kerusakan
langsung akibat tusukannya dan secara tidak langsung dapat menularkan virus.
Selama ini petani dalam mengendalikan serangan hama dan penyakit tanaman
menggunakan pestisida sintetis. Untuk mengurangi efek negatif pestisida yang
berasal dari senyawa organik sintetis, maka para ahli hama menaruh harapan pada
pestisida yang berasal dari tumbuhan.
Salah satu pestisida alami yang dinilai tepat untuk mengendalikan
serangan hama kutu daun adalah ektrak daun sirsak. Kemampuan pestisida nabati
dalam mengendalikan serangan organisme pengganggu tanaman (OPT)
keefektifannya sangat dipengaruhi oleh jumlah bahan, komposisi, dosis dan
konsentrasi yang dijadikan acuan, serta kondisi setempat.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dan menentukan
konsentrasi dari ekstrak daun sirsak yang efektif mengendalikan hama kutu daun
Myzus persicae pada tanaman kedelai Glycine max L Merill. Penelitian ini
dilaksanakan di kebun percobaan Faperta Unri jalan Bina Widya Panam.
Percobaan ini dilakukan secara eksperimen menggunakan Rancangan Acak
Kelompok (RAK) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan, dalam setiap unit
percobaan memiliki 10 sampel secara acak. Parameter yang digunakan : Populasi
hama, Intensitas serangan, Mortalitas nimfa, Persentase polong bernas, Berat biji
kering, dan Berat 100 biji.
Hasil dari penelitian ini yaitu semakin tinggi konsentrasi larutan ekstrak
daun sirsak maka semakin baik pengaruh yang diberikan diantaranya dapat
menekan populasi hama Myzus persicae, menurunkan persentase serangan hama
Myzus persicae, menekan mortalitas nimfa hama Myzus persicae, meningkatkan
persentase polong bernas, meningkatkan berat biji kering dan meningkatkan berat
100 biji. Dan dapat disarankan untuk mengendalikan hama dengan menggunakan
pestisida nabati pada tanaman kedelai menggunakan konsentrasi 12% dari larutan
ekstrak daun sirsak.
Tidak tersedia versi lain