CD Skripsi
Pelaksanaan Tugas Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Pangan dan Pelaksanaan Kelompok Tani di Kecamatan Rumbai kota Pekanbaru Tahun 2010
Bidang pertanian, perikanan, dan kehutanan mampu memberikan kontribusi yang
signifikan pada produk domestik bruto nasional. Oleh karena itu perlu adanya kebijakan
yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam upaya peningkatan kesejahteraan
masyarakat karena pertanian, perikanan dan kehutanan menjadi tulang punggung
perekonomian nasional.Dalam hal ini Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana
Penyuluhan Pertanian sebagai perpanjangan tangan dari Walikota yang mempunyai
tanggung jawab dalam pembinaan kelompok tani. Namun dalam pelaksanaannya masih
banyak ditemukan beberapa masalah seperti, adanya masalah kepemilikan lahan
padahal masih banyak ditemukan lahan kosong yaitu sebesar 56,8% lahan yang belum
digarap, penyaluran subsidi pupuk yang tidak merata dan kontribusi dana yang tidak
merata diakibatkan kurangnya monitoring serta pengawasan dari Badan Ketahanan
Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Kota Pekanbaru.
Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru. Dimana
responden yang terpilih berasal dari Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana
Penyuluhan Pertanian, Kepala Bidang Sumber Daya Manusia dan Kemitraan Usaha,
Kepala Bidang Kelembagaan dan Penyelenggaraan Penyuluhan, Kepala UPTB-PP,
Kelompok jabatan fungsional (Penyuluh) dan 13 kelompok tani yang dijadikan sampel
sehingga total sampel yaitu berjumlah 18 responden. Dalam penelitian ini penulis
menggunakan metode kuantitatif. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan
wawancara dan penyebaran angket kepada responden. Setelah data terkumpul akan
diuraikan secara deskriptif. Dimana dalam menilai Pelaksanaan Tugas Badan Ketahanan
Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Kota Pekanbaru dapat ditinjau melalui 4
Aspek yaitu Aspek Bimbingan dan Pengawasan, Aspek Pemberian Motivasi, Aspek
Pengembangan Usaha Pertanian dan Aspek Evaluasi dan Pemberian Penghargaan.
Dalam hasil penelitian ini terlihat jelas bahwa pelaksanaan tugas Badan Ketahanan
Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Kota Pekanbaru dalam pembinaan
kelompok tani sudah dilaksanakan cukup baik, dimana ada sebanyak 51,1% responden
yang memberikan tanggapannya. Hal ini menunjukkan bahwa Badan Ketahanan Pangan
dan Pelaksana Penyuluhan Pertanian telah melaksanakan tugas pembinaan kelompok
tani dengan cukup baik, namun belum mencapai hasil maksimal karena masih
banyaknya masalah yang dialami oleh kelompok tani, seperti adanya masalah
kepemilikan lahan, penyaluran subsidi pupuk yang tidak merata dan kontribusi dana
bantuan yang tidak merata.
Tidak tersedia versi lain