CD Tesis
Tinggi Permukaan Air Tanah Dan Sifat Fisik Tanah Gambut Serta Hubungannya Dengan Pertumbuhan Acacia Crassicarpa A.Cunn Ex Benth
Kementerian Kehutanan telah merintis Hutan Tanaman Industri (HTI) dalam rangka meningkatkan produktifitas kawasan hutan serta rehabilitasi lahan bekas terbangan. HTI di Propinsi Riau sebagian besar merupakan lahan gambut dalam yang memiliki beberapa permasalahan diantaranya kemasaman tanah yang tinggi, kesuburan dan Bulk Density yang rendah. Menanggapi permasalahan tersebut pengelola HTI mengembangkan sistem kanal, namun pembuatan kanal yang terlalu dalam menyebabkan penururan tinggi permukaan air tanah yang drastis sehingga permukaan air tidak terjangkau oleh akar tanaman yang mengganggu proses fotosintesis dan berpotensi meningkatkan bahaya kebakaran. Dalam rangka meningkatkan pertumbuhan Acacia crassicarpa di lahan gambut serta mengurangi potensi terjadinya kebakaran maka perlu diketahui tinggi permukaan air tanah yang optimum.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dan pengaruh tinggi permukaan air tanah dan sifat fisik tanah gambut dengan pertumbuhan Acacia crassicarpa, serta tinggi permukaan air tanah yang optimum yang mendukung pertumbuhannya dengan manfaat memberikan informasi kepada pengelola HTI di lahan gambut mengenai tinggi permukaan air tanah yang optimum bagi pertumbuhan Acacia crassicarpa.
Penelitian dilakukan di areal HTI PT. Bukit Batu Hutani Alam dengan jenis tanaman Acacia crassicarpa rotasi kedua umur 12 bulan. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan pengambilan sampel secara Sistematic sampling with random start. Analisis sifat fisik dan kimia tanah gambut dilakukan di Laboratorium Tanah Universitas Riau dan Laboratorium Tanah PT. Minamas.
Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin rendah permukaan air tanah, makin rendah kadar air dan porositas tanah gambut permukaan, namun makin tinggi Bulk Density, Particle Density serta pertumbuhan Acacia crassicarpa dengan nilai koefisien korelasi masing-masing sebesar 0,92, 0,43, 0,66, 0,63, 0,92 dan 0,84. Namun jika tinggi permukaan air tanah diturunkan lagi lebih dari 80 cm (> 80 cm – 115 cm), tidak siginifikan terhadap peningkatan ukuran diameter dan tinggi pohon Acacia crassicarpa. Tinggi permukaan air tanah dan sifat fisik tanah gambut berpengaruh signifikan terhadap peningkatan ukuran diameter dan tinggi pohon Acacia crassicarpa dengan nilai koefisien determinasi (R2) masing-masing sebesar 0,845 dan 0,723.
Tinggi permukaan air tanah yang optimum bagi pertumbuhan Acacia crassicarpa yaitu 61 cm – 80 cm dari permukaan tanah.
Kata Kunci : Tinggi permukaan air tanah, tanah gambut, Acacia crassicarpa.
Tidak tersedia versi lain