CD Skripsi
Produksi Dan Kandungan Hara Serasah Berbagai Umur Tanaman Akasia (Acacia Crassicarpa) Pada Hti Di Lahan Gambut
Acacia crassicarpa merupakan salah satu jenis pohon yang dapat hidup cepat di
lahan gambut. Tanaman ini mampu menyumbangkan hara ke dalam tanah dalam
bentuk serasah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produksi serasah dan
besarnya kandungan hara yang mampu dihasilkan dalam serasah daun pada berbagai
umur tanaman akasia di lahan gambut. Penelitian ini dilakukan di areal HTI RAPP
estate Pelalawan pada bulan Juni hingga September 2019. Metode yang digunakan
adalah survey dengan penentuan sampel dengan stratified sampling dimana dasar
stratum yang digunakan adalah perbedaan umur tanaman Acacia crassicarpa 1, 2,
3,dan 4 tahuun. Pengumpulan serasah dilakukan dengan metode litter trap, yaitu
jaring penampung serasah yang berukuran 1 m x 1 m. setiap stratum dipasang 3 litter
trap. Pengamatan serasah dilakukan setiap bulan sekali selama 3 bulan. Serasah daun
dianalisis untuk mengetahui kandungan hara N, P, K, Ca, Mg, S, dan Fe. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa produksi serasah daun semakin menurun, sebaliknya
produksi serasah ranting dan organ lain semakin meningkat dengan bertambahnya
umur tanaman. Hal ini disebabkan oleh umur tanaman, kondisi lingkungan (curah
hujan), kesuburan tanah, dan kerapatan tanaman. Kandungan hara immobile (Ca, S,
Fe) yang tertinggi adalah umur 4 tahun. Kandungan hara mobile (N, Mg) tertinggi
adalah umur 4 tahun, P tertinggi adalah umur 3 tahun, dan K tertinggi adalah umur 1
tahun. Serapan hara daun akasia cenderung lebih tinggi pada umur 1 tahun karena
biomassa yang lebih tinggi dari umur lainnya.
Kata kunci: Acacia crassicarpa, serasah, litter trap, kandungan hara
Tidak tersedia versi lain